Penyaluran BLTS Kesra di Cianjur Berlangsung Hingga Malam, Penerima Keluhkan Antrean dan Sistem


investigasihukumkriminal, Cianjur, 30 Desember 2025
– Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia berlangsung di Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Sebanyak lima desa yakni Selajambe, Sukasirna, Hegarmanah, Mekarjaya, dan Sindangraja melaksanakan pencairan bantuan melalui PT Pos Indonesia di Aula Desa Sukasirna.

Hampir lebih dari 1.700 penerima bantuan berkumpul di lokasi sejak pagi. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, namun pelaksanaan diwarnai sejumlah keluhan. Banyak penerima menyesalkan kondisi antrean yang menumpuk dan tidak teratur sehingga suasana di dalam aula terasa panas dan pengap.

Sejumlah orang tua yang rentan kesehatan tampak kesulitan mengikuti proses pencairan. “Seharusnya panitia lebih menertibkan agar antrean per desa berjalan lancar dan jelas,” ungkap Depi, salah satu penerima bantuan yang hadir di lokasi.

Karena membludaknya jumlah penerima bantuan, proses penyaluran berlangsung hingga malam hari. Panitia bersama petugas PT Pos Indonesia tetap melayani masyarakat agar seluruh penerima dari lima desa dapat mencairkan haknya.

Selain masalah teknis, muncul pula suara kritis dari sebagian masyarakat yang menilai bantuan ini belum adil. Ada warga yang merasa berhak menerima namun tidak terdaftar sebagai penerima. Mereka menyarankan agar pemerintah memberikan bantuan secara merata kepada seluruh warga negara Indonesia setiap bulan, dengan sistem kartu pengambilan melalui ATM, tanpa memandang kaya atau miskin.

Program BLTS Kesra tahun 2025 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan di daerah. Meski demikian, pelaksanaan di lapangan diharapkan dapat lebih tertib dan sistem distribusi lebih transparan agar tujuan bantuan benar-benar dirasakan secara adil dan nyaman oleh masyarakat penerima.